Showing posts with label vespa. Show all posts
Showing posts with label vespa. Show all posts
Thursday, October 31, 2013
Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story
Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story dalah hanya sekedar perawatan yang ekstra jeli dan teliti serta hati-hati terhadap barang ini, karena saking cintanya skuter lawas ini pernah diajak tukar guling sama Toyota Kijang Innova yang harganya di atas Rp 150 juta. Bahkan yang terakhir, Larry Tungka, pemilik Vespa V31T 1951 ini sempat ditawari Honda CRV jika dia sudah tidak berminat lagi naik Vespa.
Tapi, namanya skuteris sejati memang enggak gelap mata. Ditawari barang mewah, nyaman dan berkelas engak ada artinya. Sebab kedua mobil itu katanya tidak sebanding dengan sejarah skuter yang sudah menemaninya sejak tahun 2000 silam.
“Tuh boil (mobil, red) memang pasaran. Tapi mimiliki dan menunggangi Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story yang di produksi tahun ’51 dan masih banyak part aslinya, belum tentu semua orang punya. Itu yang bikin bangga dan selalu menghargai nilai story,” papar warga komplek Taman Fortuna BSD, Blok 8/Q, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.
Cuma kalau mau lebih tahu dalam, apa sih yang bikin Larry sampai begitu ngotot mempertahankan skuter Italia miliknya ini. Sampai-sampai Harley-Davidson WLA dan bebebara motor tua yang pernah dimilikinya dilego hanya untuk skuter pinggul besar ini.
“Seperti dibilang. Vespa memang unik dibanding motor lain. Terutama pada bagian komponen pemindah gigi. Bisa dilihat dari bagian itu yang menyatu di tuas kopling dan modelnya pakai kabel. Kalau motor tua lain pakai batang pengungkit untuk oper gigi,” bangga Larry yang main Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story ini sejak 1994.
Keunikan lainnya juga bisa dilihat dari bentuk tebeng dan bodi. Vespa tipe ini lebih lebar juga tidak ada nut di tengah. Banyak skuteris bilang, bagian itu biasa disebut dasi. “Apalagi lampu utama ada di sepatbor depan, bukan di setang seperti umumnya,” jelas Larry yang masih pegang sertifkat motor ini. He..he..he.. kayak tanah aja sampai dilangkapi sertifikat segala.
Dan kalau mau tahu kenapa dijaga segitu kuat dan telaten, ternyata beberapa bagian Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story ini partnya di skuter dibuat dari bahan aluminium. Seperti di sepatbor depan, boks samping kanan-kiri, batok lampu depan-belakang juga rak boncenger. Artinya, memang nggak bakal karatan ya.
“Yang asli memang dibuat dari aluminium, bukan pelat. Makanya mesti ekstra hati-hati kalau enggak mau gampang rusak atau penyok. Sebab kalau sudah cacat, agak sulit untuk memperbaikinya kembali,” pesannya serius.
Melihat sakelar motor biasa, nggak aneh seperti pada Modifikasi Vespa Spartan 1979 Ala Racing. Ada tombol lampu, juga dilengkapi tombol klakson dan elektrik starter. Semua dipasang dan ditempatan di sangkar terpisah.
Tapi, sakelar di Vespa V31T 1951, bentuknya agak unik. Semua terdapat dalam satu sangkar dan cuma ada di kanan. Dari posisi kiri ke kanan ada engine cut-off, lampu utama, dim dan tombol klakson di bawah.
Merestorasi komponen agar kembali seperti semua memang tidak semua bisa dilakukan. Apalagi kalau part yang mau diganti terbilang langka, vital dan belum tentu bisa diadopsi seperti pada Modifikasi Motor Ceper. Macam Vespa V31T 1951 milik Larry Tungka.
Biar tetap bisa diajak mengaspaal, jantung skuter ini pun diganti. Cuma karena harus menyesuaikan dimensi, posisi dan konstruksi, karburator yang tepat hanya dimiliki oleh motor Bajaj roda tiga yang masih banyak seliweran.
Lihat boks kanan skuter ini jangan berpikir habis dicustom. Sebab boks pelindung mesin ini memang ada coakan besar seukuran tutup kipas. Makanya orang awam pasti berpikir kalau itu bikinan sendiri.
Padahal menurut Larry si empunya motor, Vespa tipe ini aslinya dirancang seperti itu. Beda dengan Vespa tahun 60-an yang dibikin model kisi-kisi pada boks mesin. Tapi, buat infomasi untuk Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story ini, lebar coakan enggak terlalu besar. Justru kalau besar, bisa tidak asli atau malah memang sudah dicustom.
DATA MODIFIKASI
Ban depan : Pirelli 120/60-17
Ban belakang : Battlax 140/70-17
Knalpot : Suzuki GSX 400
Pelek belakang : Baros 4,5 x 17
Tapi, namanya skuteris sejati memang enggak gelap mata. Ditawari barang mewah, nyaman dan berkelas engak ada artinya. Sebab kedua mobil itu katanya tidak sebanding dengan sejarah skuter yang sudah menemaninya sejak tahun 2000 silam.
“Tuh boil (mobil, red) memang pasaran. Tapi mimiliki dan menunggangi Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story yang di produksi tahun ’51 dan masih banyak part aslinya, belum tentu semua orang punya. Itu yang bikin bangga dan selalu menghargai nilai story,” papar warga komplek Taman Fortuna BSD, Blok 8/Q, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.
Cuma kalau mau lebih tahu dalam, apa sih yang bikin Larry sampai begitu ngotot mempertahankan skuter Italia miliknya ini. Sampai-sampai Harley-Davidson WLA dan bebebara motor tua yang pernah dimilikinya dilego hanya untuk skuter pinggul besar ini.
“Seperti dibilang. Vespa memang unik dibanding motor lain. Terutama pada bagian komponen pemindah gigi. Bisa dilihat dari bagian itu yang menyatu di tuas kopling dan modelnya pakai kabel. Kalau motor tua lain pakai batang pengungkit untuk oper gigi,” bangga Larry yang main Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story ini sejak 1994.
Keunikan lainnya juga bisa dilihat dari bentuk tebeng dan bodi. Vespa tipe ini lebih lebar juga tidak ada nut di tengah. Banyak skuteris bilang, bagian itu biasa disebut dasi. “Apalagi lampu utama ada di sepatbor depan, bukan di setang seperti umumnya,” jelas Larry yang masih pegang sertifkat motor ini. He..he..he.. kayak tanah aja sampai dilangkapi sertifikat segala.
Dan kalau mau tahu kenapa dijaga segitu kuat dan telaten, ternyata beberapa bagian Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story ini partnya di skuter dibuat dari bahan aluminium. Seperti di sepatbor depan, boks samping kanan-kiri, batok lampu depan-belakang juga rak boncenger. Artinya, memang nggak bakal karatan ya.
“Yang asli memang dibuat dari aluminium, bukan pelat. Makanya mesti ekstra hati-hati kalau enggak mau gampang rusak atau penyok. Sebab kalau sudah cacat, agak sulit untuk memperbaikinya kembali,” pesannya serius.
Melihat sakelar motor biasa, nggak aneh seperti pada Modifikasi Vespa Spartan 1979 Ala Racing. Ada tombol lampu, juga dilengkapi tombol klakson dan elektrik starter. Semua dipasang dan ditempatan di sangkar terpisah.
Tapi, sakelar di Vespa V31T 1951, bentuknya agak unik. Semua terdapat dalam satu sangkar dan cuma ada di kanan. Dari posisi kiri ke kanan ada engine cut-off, lampu utama, dim dan tombol klakson di bawah.
Merestorasi komponen agar kembali seperti semua memang tidak semua bisa dilakukan. Apalagi kalau part yang mau diganti terbilang langka, vital dan belum tentu bisa diadopsi seperti pada Modifikasi Motor Ceper. Macam Vespa V31T 1951 milik Larry Tungka.
Biar tetap bisa diajak mengaspaal, jantung skuter ini pun diganti. Cuma karena harus menyesuaikan dimensi, posisi dan konstruksi, karburator yang tepat hanya dimiliki oleh motor Bajaj roda tiga yang masih banyak seliweran.
Lihat boks kanan skuter ini jangan berpikir habis dicustom. Sebab boks pelindung mesin ini memang ada coakan besar seukuran tutup kipas. Makanya orang awam pasti berpikir kalau itu bikinan sendiri.
Padahal menurut Larry si empunya motor, Vespa tipe ini aslinya dirancang seperti itu. Beda dengan Vespa tahun 60-an yang dibikin model kisi-kisi pada boks mesin. Tapi, buat infomasi untuk Modifikasi Vespa V31T 1951 Love Story ini, lebar coakan enggak terlalu besar. Justru kalau besar, bisa tidak asli atau malah memang sudah dicustom.
DATA MODIFIKASI
Ban depan : Pirelli 120/60-17
Ban belakang : Battlax 140/70-17
Knalpot : Suzuki GSX 400
Pelek belakang : Baros 4,5 x 17
Monday, October 28, 2013
Gambar Tipe model aliran modifikasi Vespa
Sudah pernah lihat film Quadrophenia (1979) ???…atau kalau ngga, sudah pernah lihat rekan-rekan club skuter lagi kongkow-kongkow, nahhhh…disitu pasti sampean akan melihat banyak sekali ubahan atau modifikasi pada skuter Vespa yang dimodel bermacam-macam. Okeiii…kali ini, saya akan sedikit menjabarkan beberapa aliran modifikasi yang kerap kali dianut oleh masing-masing scooterist.
- Classic Vintage.
Acuan dari modifkasi ini adalah merestorasi kembali motor Vespa kekondisi awal. Banyak sekali para scooterist yang menganut aliran ini, dikarenakan lebih simpel dan mudah dalam pengerjaan, maka modifikasi ini kerap kali dijadikan acuan dalam membangun motor kesayangannya. Tidak banyaknya pernak pernik yang menempel pada body motor, kesan apik dan resik pada sisemok, menjadi tonjolan utama pada modifikasi ini. Dan terus terang saya pribadi juga penganut aliran classic vintage pada ‘nyah sexy’. Kesan retro nan jadoel kian menambah nilai lebih pada skuter yang dijadikan tambatan hati para penyemplaknya.
Acuan dari modifkasi ini adalah merestorasi kembali motor Vespa kekondisi awal. Banyak sekali para scooterist yang menganut aliran ini, dikarenakan lebih simpel dan mudah dalam pengerjaan, maka modifikasi ini kerap kali dijadikan acuan dalam membangun motor kesayangannya. Tidak banyaknya pernak pernik yang menempel pada body motor, kesan apik dan resik pada sisemok, menjadi tonjolan utama pada modifikasi ini. Dan terus terang saya pribadi juga penganut aliran classic vintage pada ‘nyah sexy’. Kesan retro nan jadoel kian menambah nilai lebih pada skuter yang dijadikan tambatan hati para penyemplaknya.
- Brit Style.
Brit Style atau British Style adalah aliran yang pertama kali dipopulerkan dinegeri Victoria, penggunaan kaca spion berlebih, pemasangan aksesoris lampu, windshield tinggi menjulang, besi behel protektor depan-belakang, wisssss…pokoknya segala macam antribut berkesan blink-blink nempel pada sekujur body sisemok. Sebenarnya bukan tanpa sebab para skuter lovers memasang berbagai aksesori seperti diatas, kesan manis, gagah dan unsur proteksi extra pada body motor jika terjadi kecelakaan bisa diminimalisir. Dan jika sampean penyuka berbagai hal yang berbau blink-blink plus rame, bisa menjadi pertimbangan dalam memilih aliran modifikasi ini.
- Racing Look.
Sama seperti judulnya, kesan sporti bak pemburu kecepatan, kerap dijadikan rujukan speed freakers para penggemar skuter. Pemasangan stang trondol, pemangkasan tinggi dan coak tebeng depan, jok single seater, pengaplikasian perpindahan gigi model cungkil layaknya motor sport, ber’air scoop, pemakaian knalpot racing harus wajib, dan kondisi mesin korek habis…jauh dari kata orisinil standar mesin Vespa. Sebenarnya ubahan seperti ini hanya cocok untuk arena balap dan tidak akan nyaman untuk dikondisikan dijalan raya, apa sebab…??? jika melihat motor yang lebih kencang, bawaannya pengin ngejar dan mendahului sejauh mungkin
.
- Chopper Style.
Arahan modifikasi yang lebih banyak berkiblat pada motor-motor chopper khas produk Harley Davidson, menjadi acuan utama para penikmat modif ini. Pemotongan sasis body secara total, pembentukan rangka baru, pengaplikasian shockbreker motor batangan, penggunaan ban belakang lebih gembot dari pada depan, jok single seater, perancangan sudut rake yang dibuat centang dan penggunaan knalpot free flow adalah ciri khas dari modifikasi ini. Biasanya biaya modif yang dihabiskan untuk membuild up satu Vespa Chopper hampir sama dengan membeli motor bebek Jepang 2nd. Selain untuk tampil beda, kebanyakan para penggila modifikasi ini adalah kaum muda yang ingin tampil berbeda alias out of the box
.
- Rat Bikers.
Satu lagi modifikasi nyleneh bin ajaib, segala macam barang berguna maupun tidak berguna biasanya nangkring dimotor ini. Pemasangan sespan abal-abal, pemanjangan sasis tengah, dan kesan dekil nan lusuh adalah ciri utama dari ubahan Rat Biker pada Vespa. Suara parau kenalpot free flow yang memekakkan telinga kadang menjadi kenikmatan tersendiri bagi si riders. “Masa bodo dengan yang tidak menyukainya…yang penting aku enjoy”, itu mungkin ungkapan bagi penikmat modif ini. Segala unsur ketidaknyamanan bagi bikers waras dan terbebas dari perangkat safety riding dalam berkendara adalah menu wajib bagi skuter yang terjangkiti aliran ini.
- Ekstrem.
Kalau yang ini bisa dikatakan sebagai arahan modifikasi yang benar-benar total berbeda dengan yang lain, kenapa bisa seperti itu? karena sudah tidak mempunyai pakem yang jelas. Kondisi sudah diluar model standar pabrikan, penambahan atau mungkin malah pembentukan ulang design dan model dari nol adalan konsep yang biasanya banyak diambil oleh para penikmati modif ini.
- Low Riders.
Dan yang terakhir adalah modifikasi Low Riders alias ceper. Tidak mengenal itu kendaraan roda 4 atau 2, pasti pernah menerapkan modif ini, memang modifikasi ceper tidak pernah mati. Dalam dunia skuterpun juga bisa terjangkiti wabah ini, tidak mengenal itu basic modif vintage classic, chopper style, ataupun rat bikers, bisa saja menerapkan unsur ceper pada skuternya. Tapi awas, jika sampean mengaplikasikan model ceper di vespa kesayangan, hal yang perlu dijauhi adalah polisi tidur dan jalan yang makadam.
Demikian dari saya,
Salam.
Bonus
Modifikasi Motor
http://dwinugros.wordpress.com/2010/11/17/tipe-model-aliran-modifikasi-vespa/
Subscribe to:
Posts (Atom)